Kamis, 13 Agustus 2020

TEKS BERITA



PERTEMUAN 4

A.     KOMPETENSI DASAR

3.2  Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca

4.2  Menyajikan data dan informasi dalam bentuk berita secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, kebahasaan, atau aspek lisan (lafal, intonasi, mimik, dan kinesik)

 

B.     TUJUAN

Dengan mendengarkan atau membaca teks berita, siswa mampu

1.      Menyajikan informasi dalam bentuk teks berita secara tertulis dengan teliti.

 

C.      MATERI

PENYUSUNAN TEKS BERITA

Teks berita harus disusun berdasarkan struktur berita yang berbentuk piramida terbalik agar berita tersampaikan secara sistematis. Selain itu, di dalam menyusun atau menulis teks berita harus lengkap unsur-unsurnya, yaitu 5W1H. Dengan  memperhatikan hal tersebut, diharapkan berita mudah dipahami oleh orang lain.

Langkah-langkah menyusun teks berita sebagai berikut.

1.      Menentukan peristiwa yang menarik dan menyangkut kepentingan orang banyak.

Peristiwa tersebut menjadi perbincangan banyak orang.

2.      Mengumpulkan informasi yang mendukung peristiwa tersebut.

Pengumpulan informasi dapat dilakukan dengan mendatangi sumber berita, yaitu mengamati langsung atau wawancarai orang-orang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut berdasarkan unsur 5W1H/ADIKSIMBA.

3.      Menyusun berita dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.

Menyusun teks berita dengan pola piramida terbalik, yaitu informasi penting berada di awal teks berita disusul dengan informasi kurang penting pada tubuh berita, dan di akhir teks berita berisi informasi tidak penting/informasi tambahan.

4.      Menentukan judul berita.

Judul yang dipilih harus menarik dan mampu menggugah keinginan pembaca untuk membaca teks berita hingga akhir.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menulis berita khususnya penulisan angka dan bilangan sebagai berkut.

1.      Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian.

Misalnya:

Ø  Koleksi perpustakaan itu lebih dari satu juta buku.

Ø  Kendaraan yang dipesan untuk angkutan umum terdiri atas 50 bus, 100 minibus, dan 250 sedan.

2.      Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf.

Misalnya:

Ø  Lima puluh siswa  teladan  mendapat  beasiswa  dari pemerintah daerah. ()

Ø  50 siswa teladan mendapat beasiswa dari pemerintah daerah. (x)

3.      Apabila bilangan pada awal  kalimat tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata, susunan kalimatnya diubah.

Misalnya:

Ø  250 orang peserta diundang panitia  à Panitia mengundang 250 orang peserta. 


CONTOH PENULISAN BERITA

Ilustrasi Berita

Minggu ini, kelompok diskusi kamu mendapat tugas untuk mengisi kolom berita pada majalah dinding sekolah. Suatu kebetulan, kemarin di aula kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya berlangsung pameran karya inovasi ilmiah sains dan teknologi tingkat SMP se-Provinsi Irian Jaya. Pameran yang diadakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional tersebut dibuka oleh Gubernur Kepala Daerah.

Langkah-langkah Menulis Berita

Berkenaan dengan ilustrasi di atas, contoh informasi-informasi yang dapat kalian catat untuk memenuhi unsur kelengkapan berita sebagai berikut.

1.       Apa peristiwa yang terjadi?

Pameran karya inovasi ilmiah sains dan teknologi tingkat SMP se-Provinsi Irian Jaya.

2.       Siapa sajakah yang terlibat dalam peristiwa tersebut?

Siswa-siswa SMP seluruh Provinsi Irian Jaya dan Gubernur serta  pejabat yang terkait.

3.       Kapan peristiwa tersebut terjadi?

Bertepatan dengan Hardiknas.

4.       Di mana peristiwa itu berlangsung?

Di Aula Kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya.

5.       Mengapa peristiwa tersebut diperlukan?

Sebagai sarana mengekspresikan kreativitas, komunikasi antarsekolah, serta perkembangan iptek.

6.       Bagaimana berlangsungnya peristiwa tersebut?

Sangat menarik perhatian dan banyak mendapatkan respons positif dari banyak pihak.

 

Contoh Teks Berita Singkat Berdasarkan Informasi Tersebut

Peringatan Hardiknas di Provinsi Irian Jaya tahun ini benar-benar lain. Hampir seluruh perhatian insan pendidikan se-Irian Jaya tertuju pada Aula Kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya. Ada apakah kiranya?
Momen Hardiknas di Provinsi Irian Jaya tahun ini dimanfaatkan oleh seluruh siswa SMP se-Irian Jaya sebagai ajang adu kreativitas sains dan teknologi. Sungguh luar biasa. Acara yang dibuka langsung oleh Bapak Gubernur ini, mampu menunjukkan betapa besar tingkat kreativitas remaja-remaja SMP di provinsi ini. 
Beberapa karya yang dipajang di stan masing-masing sekolah benar-benar membuktikan bahwa mereka layak mendapatkan acungan jempol. Beberapa hasil karya-karya mereka yang banyak menarik perhatian di antaranya rancangan dan miniatur kapal selam, teknologi mengolah limbah, pengolahan lahan modern, tips pengawetan ikan, dan beberapa karya lainnya. 
“Kegiatan semacam ini sangat perlu untuk terus digalakkan dan mendapat dukungan. Selain dapat mengasah keterampilan para remaja di bidang sains dan teknologi, kegiatan ini dapat menjadi wahana bertukar pengalaman antarsekolah. Hal yang jelas, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan generasi muda, pendidikan, dan kemajuan bangsa,” komentar Gubernur seusai mengunjungi salah satu stan peserta.

(https://www.berpendidikan.com/2015/11/contoh-cara-membuat-dan-langkah-langkah-menulis-teks-berita.html)


 UJI KOMPETENSI 4



Tulislah sebuah teks berita berdasarkan ilustrasi berikut. Susunlah berita tersebut sesuai dengan ilustrasi serta memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan dalam teks berita yang sudah dipelajari!

 

Pada hari Sabtu, 2 Mei 2020, dilaksanakan lomba baca puisi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional di Kampus 3 SMPIT Ar Rahmah Pacitan. Lomba  diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMPIT Ar RAhmah Pacitan. Kegiatan berlangsung dengan semarak.


Tugas di atas silakan dikirim ke link berikut.

8A

8B

8C

8D




TETAP SEMANGAT, SEMOGA SUKSES! 

Rabu, 05 Agustus 2020

TEKS BERITA




PERTEMUAN 3

A.     KOMPETENSI DASAR

3.2  Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca

4.2  Menyajikan data dan informasi dalam bentuk berita secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, kebahasaan, atau aspek lisan (lafal, intonasi, mimik, dan kinesik)

 

B.     TUJUAN

Dengan mendengarkan atau membaca teks berita, siswa mampu

1.      Mengidentfikasi struktur teks berita dengan tepat

2.      Mengidentfikasi unsur kebahasaan dalam teks berita dengan teliti.

 

C.      MATERI

STRUKTUR TEKS BERITA

Seperti yang sudah kalian pelajari pada pertemuan sebelumnya, dalam sebuah berita terdapat informasi yang bersifat penting dan kurang penting. Berdasarkan hal tersebut, teks berita memiliki struktur berbentuk piramida terbalik seperti gambar berikut.

 


1.      Kepala berita (lead) merupakan bagian paling penting dalam sebuah berita. Informasi penting ini (pokok-pokok berita) disampaikan di awal pemberitaan yang terangkum dalam unsur 5W1H/ADIKSMBA.

2.      Tubuh berita merupakan penjelasan lebih rinci mengenai pokok berita yang sudah disampaikan pada bagian lead atau kepala berita.

3.      Ekor berita merupakan infomasi yang kurang penting. Hal-hal yang disampaikan di bagian ini merupakan informasi tambahan atau pendukung dari isi berita yang disampaikan pada bagian sebelumnya. Informasi yang terdapat di bagian ini jika dihilangkan tidak terlalu berpengaruh terhadap isi pokok bahasan berita tersebut.




KAIDAH KEBAHASAAN TEKS BERITA

Kaidah kebahasaan dalam teks berita sebagai berikut.

1.      Penggunaan bahasa yang bersifat standar (baku)

Penggunaan bahasa yang standar atau baku akan memudahkan pembaca atau pendengar untuk memahami isi teks berita. Bahasa yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bahasa yang bersifat populer atau kedaerahan akan dihindari dalam sebuah teks berita.

2.      Penggunaan kalimat langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang ditandai dengan dua tanda petik ganda (“….”) dan disertai keterangan penyertaan. Penggunaan kalimat langsung ini terkait dengan pengutipan pernyataan-pernyataan oleh narasumber berita.

Contoh: 

“Diambil dari bahasa Sansekerta, KM Tamanna ini berarti harapan, yakni harapan penghubung bagi pasien Covid-19 yang berada di pulau terpencil dengan tim medis,” tuturnya.

3.      Penggunaan konjungsi bahwa

Konjungsi bahwa berfungi sebagai penerang kata yang diikutinya. Hal ini terkait dengan pengubahan kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.

Contoh: 

Ketua tim yang punya sapaan akrab Timur ini juga memaparkan bahwa kelebihan KM Tamanna dirancang mempunyai lambung kapal berupa katamaran dan memiliki kemampuan untuk beaching, sehingga dapat bersandar tanpa adanya dermaga, juga memiliki stabilitas yang bagus dalam keadaan statis dan olah gerak.

4.      Penggunaan kata kerja mental

Kata kerja mental adalah kata kerja yang menunjukkan respon atau sikap seseorang terhadap suatu tindakan. Kata-kata yang dimaksud antara lain, memikirkan, membayangkan, berasumsi, berpraduga, dan sebagainya.

Contoh: 

Ia menduga, ombak besar yang menghantam perahu mereka merupakan efek dari gempa sekitar pukul 15:03 WIB yang tercatat BMKG dengan episentrum di titik ordinat 8.99 LS, 110.60 BT.

5.      Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat

Kata keterangan ini digunakan untuk menjawab unsur where dan when dalam sebuah berita.

Contoh: 

Disebutkan, insiden kecelakaan laut terjadi hampir bersamaan dengan gempa tektonik pada pukul 15.05 WIB, hanya selang dua menit setelah gempa berkekuatan 5.0 SR terjadi di radius 106 kilometer barat daya pantai Pacitan.

6.      Penggunaan konjungsi temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berhubungan dengan waktu. Konjunsi temporal ini menjelaskan kronologi atau urutan peristiwa dalam teks berita, seperti kemudian, sejak, setelah, awalnya, dan akhirnya.

Contoh:

Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpangi bersama dua nelayan lain dihempas ombak besar dan terbalik hingga pecah sehingga mereka harus berjibaku menyelamatkan diri menuju tepi Pantai Watukarung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis, 12 Maret 2020.

 


UJI KOMPETENSI 3


Cobalah kerjakan latihan soal tentang struktur dan kaidah kebahasaan dalam teks berita yang diberi oleh guru kalian lewat grup kelas

TETAP SEMANGAT, SEMOGA SUKSES! 








BUKU FIKSI DAN NONFIKSI

PERTEMUAN 4 (MATERI TAMBAHAN) A.      KOMPETENSI DASAR 3.7   Menilai isi dua buku fiksi (kumpulan cerita pendek atau kumpulan puisi) dan...